BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Memasuki musim hujan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi ancaman banjir yang diprediksi semakin tinggi akibat curah hujan yang meningkat.
Kepala Dinas Sosial Kalsel, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Penanganan Bencana, Achmadi, menjelaskan bahwa langkah antisipatif telah diambil untuk meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat.
“Kami telah menyiagakan lebih dari 500 personel Tagana (Taruna Siaga Bencana) yang siap diterjunkan kapan saja untuk membantu evakuasi, distribusi logistik, dan mendirikan posko darurat,” ujar Achmadi di Banjarmasin, Selasa (22/10/2024).
Personel Tagana ini ditempatkan di berbagai titik rawan banjir, terutama di wilayah Hulu Sungai dan Kabupaten Banjar. Selain itu, Dinsos juga telah mempersiapkan cadangan logistik seperti makanan siap saji, pakaian, serta perlengkapan kesehatan untuk disalurkan ke posko-posko yang sudah ditentukan.
“Kami tidak hanya fokus pada respons darurat, tetapi juga memperkuat upaya mitigasi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan memahami jalur evakuasi serta titik pengungsian yang telah disiapkan. Sosialisasi secara intensif sudah dilakukan di berbagai kecamatan,” tambah Achmadi.
Pemprov Kalsel bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk BPBD, TNI, Polri, dan pihak swasta, untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan efektif.









