BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam upaya meningkatkan produktivitas lahan sawah tadah hujan, UPT Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Liang Anggang mengadakan kegiatan sosialisasi yang berfokus pada optimalisasi pengaturan pola tanam.
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan metode pola tanam yang sesuai untuk lahan tadah hujan, guna meningkatkan hasil panen dan ketahanan pangan di wilayah Liang Anggang.
# Baca Juga :Komitmen Kelola Informasi Geospasial, Pemko Banjarbaru Raih Bhumandala Award 2024
# Baca Juga :Wujudkan Keadilan Gender, Pemko Banjarbaru Siapkan Anggaran untuk Responsif Gender
# Baca Juga :Pemko Banjarbaru Gencarkan Penggunaan Sertifikat Elektronik, Dorong Keamanan Data Digital!
# Baca Juga :Pemko Banjarbaru Gelar Orientasi PPPK, Wali Kota: Bukan Sekadar Mencari Pekerjaan, Tapi Mengabdi
Bertempat di Aula UPT BPP Liang Anggang, Acara sosialisasi ini dibuka oleh Kepala UPT BPP Liang Anggang, Nora Syahrini, ia menyampaikan pentingnya para penyuluh pertanian swadaya untuk melakukan pendampingan kepada kelompok tani.
“Monitoring kegiatan kita di lapangan dimohonkan seluruh penyuluh dan juga dibantu oleh kawan-kawa penyuluh pertanian swadaya, untuk pendampingan, baik itu berupa bantuan hibah, bansos kelompok tani, mohon itu lebih ada pendampingan, lebih dimonitoring penyalurannya,” ujarnya Kamis (14/11/2024).
Dalam sosialisasi ini, yang bertindak sebagai narasumber ialah KJF DKP3 Kota Banjarbaru, Hj. Jumiati, ia menyampaikan beberapa teknik penting dalam mengelola pola tanam pada lahan tadah hujan.
“Sosialisasi ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengatasi tantangan perubahan iklim sekaligus mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kecamatan Liang Anggang,” tutupnya.
(mediacenter.banjarbarukota.go.id)
editor : TRI







