WASHINGTON, KALIMANTANLIVE.COM — Ukraina dan Amerika Serikat resmi menandatangani perjanjian penting pada Rabu (30/4/2025) yang memberikan akses eksklusif kepada perusahaan-perusahaan AS terhadap sumber daya mineral strategis Ukraina, termasuk litium, titanium, grafit, dan gas alam. Kesepakatan ini juga mencakup pembentukan Dana Investasi Rekonstruksi Bersama untuk mendukung pemulihan pascaperang Ukraina.
# Baca Juga :Rusia Ringkus Agen Ukraina Pembunuh Jenderal Moskalik, Pengakuannya Bikin Kaget!
# Baca Juga :Gencatan Senjata Paskah Gagal, Harapan Perdamaian Rusia-Ukraina Kembali Surut
# Baca Juga :Siaran Langsung, Indonesia vs Ukraina di Toulon Cup 2024, Hari Ini Pukul 23.00 WIB
# Baca Juga :Darya Dugina Tewas Dibom, Rusia Tuduh Ukraina Bunuh Anak Sekutu Presiden Putin
Inti Kesepakatan: Akses Mineral dan Investasi Rekonstruksi
Perjanjian ini memberikan hak istimewa kepada perusahaan-perusahaan AS untuk mengeksplorasi dan mengelola sumber daya mineral Ukraina. Sebagai imbalannya, Amerika Serikat akan berkontribusi pada dana investasi bersama yang ditujukan untuk rekonstruksi infrastruktur dan ekonomi Ukraina yang hancur akibat perang.
Latar Belakang dan Proses Negosiasi
Negosiasi perjanjian ini berlangsung selama berbulan-bulan dan sempat mengalami ketegangan, terutama setelah pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Februari lalu yang berakhir tanpa kesepakatan. Namun, kedua belah pihak akhirnya mencapai titik temu dan menandatangani perjanjian ini di Washington.







