Insiden ini menyebabkan dua korban terluka:
DA (22) – anggota geng Bakti, mengalami luka bacok di pundak kanan usai terjatuh dan diserang tiga orang menggunakan senjata tajam.
LF (32) – warga setempat yang mencoba mengamankan pelaku, terkena bacokan di tangan kiri oleh seorang remaja pelaku berusia 15 tahun yang membawa corbek.
“DA saat itu sedang melarikan diri, lalu terjatuh. Sedangkan LF terkena luka saat membantu menangkap pelaku RF (15),” ujar Kompol Sigit.
Pelaku Diamankan Polisi
Dalam pengembangan kasus, dua pelaku berhasil ditangkap:
MT (21)
RF (15)
Keduanya kini menjalani proses hukum di Polsek Tanjung Priok.
Imbauan dan Tindakan Kepolisian
Polisi saat ini tengah memburu pelaku lainnya dan mendalami motif serta pola komunikasi yang digunakan geng-geng remaja ini. Kompol Sigit juga mengimbau orang tua dan masyarakat untuk lebih aktif mengawasi aktivitas remaja, terutama dalam penggunaan media sosial yang kini kerap menjadi alat provokasi dan ajang “janjian tawuran”.
Tawuran remaja yang berujung kekerasan ini menjadi peringatan serius akan perlunya penguatan pendidikan karakter, pengawasan digital, dan ruang ekspresi positif bagi generasi muda.
Apakah Anda tinggal di wilayah rawan tawuran? Laporkan aktivitas mencurigakan ke pihak berwenang dan lindungi lingkungan Anda.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI










