KALIMANTANLIVE.COM – Ada kabar penting bagi calon taruna-taruni Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP). Kuota penerimaan tahun 2025 resmi dipangkas hampir setengahnya! Dari sebelumnya 2.040 peserta di tahun 2024, kini hanya 1.200 orang yang diterima.
# Baca Juga :PT Arafah Mandiri Jaya Buka Lowongan Sales Marketing, Kirim Lamaran Sebelum 3 Agustus!
# Baca Juga :PT Gadih Minang Anugerah Buka Lowongan Host Live Streaming, Penempatan Payakumbuh
# Baca Juga :Bimbel Giza Padang Buka Lowongan Front Office, Ini Syarat dan Cara Lamarannya
# Baca Juga :Swiimy Aquatic Club Buka Lowongan Pelatih Renang di 5 Kota Sumbar, Yuk Gabung!
Apa alasan di balik kebijakan mengejutkan ini?
KKP Ungkap Alasan: Demi Kualitas, Bukan Kuantitas
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menegaskan bahwa langkah ini bukan karena kekurangan anggaran, melainkan demi meningkatkan kualitas lulusan.
“Kita ingin memastikan seluruh peserta didik dimonitor intensif. Kita punya target nasional bahwa mereka harus lulus dan langsung terserap ke dunia kerja,” ujarnya saat Media Tour & Press Conference KKP di Politeknik AUP, Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2025).
Kuota Afirmasi Besar = Efek Samping Pemborosan?
Nyoman juga mengungkap bahwa selama ini Politeknik KP memberikan kuota afirmasi besar bagi anak-anak pelaku utama sektor kelautan dan perikanan: nelayan, petambak, pembudidaya, dan petani garam.
Akibatnya, dana pendidikan yang disiapkan negara justru terbagi ke banyak peserta, sehingga hasilnya kurang maksimal. “Negara memang menanggung seluruh biaya pendidikan mereka, tapi saat jumlahnya terlalu banyak, fasilitas jadi kurang optimal,” tegas Nyoman.
Fokus ke Fasilitas dan Hidup Layak di Kampus
Dengan pengurangan kuota, setiap fasilitas akan lebih optimal. Bahkan, ke depan direncanakan satu kamar asrama hanya akan dihuni satu taruna. Tujuannya? Menciptakan kehidupan kampus yang lebih manusiawi dan nyaman.










