TERIAK “BOM” & MAINKAN PEMATIK! Penumpang Lion Air JT-308 Nyaris Picu Kepanikan Massal, Terancam Diblacklist!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah insiden nyaris mengguncang penerbangan Lion Air JT-308 rute Jakarta–Kualanamu, setelah seorang penumpang berinisial H (42) membuat kehebohan di dalam kabin dengan berteriak “BOM!” dan memainkan pematik api. Ulah sembrono ini tak hanya memicu kepanikan, tapi juga membuat penerbangan tertunda selama tiga jam dan memaksa pesawat kembali ke bandara asal.

Kini, penumpang tersebut terancam masuk daftar hitam (blacklist) maskapai dan menghadapi proses hukum serius.

# Baca Juga :PROMO TIKET Pesawat Lion Air untuk Mudik Lebaran 2025, Jakarta-Banjarmasin Rp 735.320

# Baca Juga :Cara 2 Pegawai Lion Air Selundupkan Sabu dan Ekstasi, Gunakana Mobil Lavatory Service dan Libatkan Aviation Security Bandara Kualanamu

# Baca Juga :Bermasalah Usai Terbang 15 Menit, Pesawat Lion Air Surabaya Tujuan Jakarta Mendarat Lagi

# Baca Juga :VIRAL Petugas Maskapai Lempar Bagasi Lewat Tangga Pesawat, Lion Air Bilang Masih Menyelidiki Vodeo Itu

Detik-Detik Mencekam di Dalam Kabin

Kejadian bermula saat pesawat tengah bersiap lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Senin pagi (4 Agustus 2025). Tersangka H kedapatan bermain-main dengan pematik api, yang membuat penumpang di sekitarnya merasa tidak nyaman. Belum sempat awak kabin menegur, pria ini tiba-tiba melontarkan kalimat mengerikan:

“Ada bom di sini!”

Kalimat itu disebut diulang beberapa kali, hingga penumpang di kursi 6D dan 6E langsung melaporkannya ke pramugari. Awak kabin melakukan pengecekan dan cross-check sebanyak tiga kali, sebelum akhirnya menyampaikan laporan ke kapten pilot.

Pesawat Balik Arah, Semua Penumpang Dievakuasi

Atas pertimbangan keselamatan, kapten memutuskan untuk kembali ke base. Seluruh penumpang pun dievakuasi dan pesawat diganti dengan unit baru setelah melalui proses screening ulang baik untuk penumpang maupun bagasi.

“Demi kenyamanan dan keamanan, pesawat diganti total. Prosedur screening ulang dijalankan sebelum boarding ulang dilakukan,” ujar Yuridio Tirta, Corporate Lawyer Lion Air Group.

Penumpang Bisa Masuk Daftar Hitam Lion Air

Yuridio menyatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk mem-blacklist penumpang tersebut. Meski belum resmi diumumkan ke publik, informasi internal telah beredar.

“Sementara informasinya memang akan kita blacklist. Tapi itu menunggu proses hukum lebih lanjut,” kata Yuridio saat ditemui di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta.