Tak ketinggalan, Dhani menyinggung organisasi Vibra Suara Indonesia (VISI) agar mempertimbangkan gagasan ini.
“Kalau VISI keberatan, ampun deh… Yang bayar kan EO-Promotor,” tulis Dhani melengkapi unggahannya.
Usulan ini sontak memicu perdebatan di kalangan musisi, promotor, hingga penggemar musik Tanah Air. Banyak yang menilai gagasan Dhani bisa menjadi solusi atas ruwetnya sistem royalti, namun sebagian lain menyebut ide tersebut terlalu idealis.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI









