Kalimantanlive.com – Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 6,9 magnitudo yang mengguncang Provinsi Cebu, Filipina, bertambah menjadi 72 orang hingga Kamis (2/10/2025).
Sementara itu, gempa susulan masih terus terjadi dan memicu kepanikan warga.
BACA JUGA: Wapres AS Vance: Shutdown Berkepanjangan Bisa Sebabkan PHK Massal
Dewan Nasional Penanggulangan dan Pengelolaan Risiko Bencana Filipina (NDRRMC) melaporkan 294 orang terluka dan lebih dari 170.000 orang terdampak.
Dari jumlah tersebut, sekitar 20.000 warga terpaksa mengungsi. Sedikitnya 600 rumah dilaporkan rusak akibat gempa.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. telah meninjau langsung lokasi terdampak pada Rabu (1/10).










