KALIMANTANLIVE.COM — Kunjungan anggota DPR RI Verrel Bramasta ke kawasan banjir di Padang, Sumatra Barat, mendadak jadi bahan perbincangan nasional. Bukan soal bantuan yang ia bawa, melainkan rompi loreng taktis yang melekat di tubuhnya saat turun meninjau para penyintas, Minggu (30/11/2025).
Rompi loreng bertuliskan “VERREL”, lengkap dengan bendera Merah Putih dan label “DPR RI”, memancing komentar pedas publik. Banyak warganet menilai penampilan itu lebih cocok untuk aksi film ketimbang kunjungan kemanusiaan.
#baca juga:Aceh Utara Menjerit: 121 Tewas, 109 Hilang, Bupati Desak Prabowo Turun Tangan Selamatkan Warga
#baca juga:Jakarta Siapkan Pesta Tahun Baru 2026 di Banyak Titik, Bundaran HI Jadi Pusat ‘Laut Manusia’
Lita Gading: “Woooy, melek! Tunjukkan kerja, bukan gaya!”
Psikolog klinis sekaligus figur publik Lita Gading menjadi salah satu suara paling lantang. Melalui akun @lita.gading, ia menegur gaya Verrel secara terbuka.
“Verrel salah costume, fans-nya ngamuk. Woooy melek kalian! Tunjukkan hasil kerja, jangan penampilan!” sentilnya.
Dalam videonya, kritiknya makin tajam:
“Guys, kalian lihat ini… salah kostum.”
“Ini mau lihat orang banjir kok pakai pelampung kayak begitu.”
“Anak mami yang lagi kerja gitu ceritanya ya. Kocak.”
“Sederhana aja. Gak usah terlalu mencolok. Perhatikan korban, bukan kamu yang jadi sorotan.”
Komentarnya langsung memicu perdebatan panas—ada yang sependapat, ada pula yang membela Verrel habis-habisan.
Verrel Buka Suara: “Ini bukan rompi antipeluru”
Di tengah riuh kritik, Verrel akhirnya memberikan klarifikasi resmi, Selasa (2/12/2025). Ia menegaskan bahwa rompi yang dipakainya bukan rompi antipeluru, melainkan tactical vest yang lazim dipakai kegiatan lapangan.
“Rompi tersebut bukan rompi antipeluru, melainkan tactical vest yang umum dipakai di kegiatan lapangan,” tegasnya.









