“Detak jantung saya bisa lebih terkontrol, tekanan darah menjadi normal dan menurunkan kolesterol.
Saya jadi tidak mudah lelah dan tidak mudah sakit. Setelah berlari di subuh hari saya bahkan masih bisa melakukan pekerjaan saya sebagai seorang dokter paru pada pagi harinya sampai sore harinya,” bebernya.
Tidak hanya untuk kesehatan fisik, dokter Tina mengatakan bahwa, aktivitas lari juga dirasakannya sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental.
“Bisa untuk mengurangi stress dan jadi refresing untuk memperbaiki mood serta memperbaiki kualitas tidur. Apalagi saya juga ikut komunitas lari yang ada di Kotabaru, sehingga banyak teman dan relasi. Kemudian bisa ngobrol sambil bercanda juga,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com
Frans









