UPDATE RESMI! Tarif Listrik PLN per kWh 15–21 Desember 2025, Lengkap Semua Golongan Pelanggan

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah resmi menetapkan tarif listrik PLN periode 15–21 Desember 2025 tetap alias tidak naik, baik untuk pelanggan subsidi maupun nonsubsidi. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pelanggan prabayar dan pascabayar di Indonesia.

Penetapan tarif tersebut masih mengacu pada Tarif Dasar Listrik (TDL) Triwulan IV 2025, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat hingga akhir tahun.

#baca juga:NYARIS TRAGEDI DI UDARA! Pesawat Sipil JetBlue Hampir Tabrakan dengan Tanker Militer AS di Dekat Venezuela

#baca juga:HARU & MENGUATKAN! Enzy Storia Kirim Pesan Menyentuh untuk Vidi Aldiano: “Lo Enggak Sendirian”

#baca juga:SIAGA NASIONAL! Menkeu Purbaya Siapkan Dana Fantastis Rp 60 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatera

#baca juga:UNDP dan UNICEF Bergerak Tinjau Permintaan Bantuan Aceh, Ini Sikap PBB untuk Korban Banjir dan Longsor

“Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif listrik tetap hingga akhir tahun,”
ujar Plt Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno.

Tarif Listrik PLN 15–21 Desember 2025 (Resmi & Berlaku Nasional)

Tarif listrik berikut berlaku sama untuk pelanggan prabayar (token) maupun pascabayar (tagihan bulanan), sesuai golongan daya.

Tarif Listrik Rumah Tangga Nonsubsidi

R-1/TR 900 VA: Rp 1.352 per kWh

R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh

R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh

R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh

R-3/TR 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh

Tarif Listrik Bisnis & Pemerintah

B-2/TR (6.600 VA–200 kVA): Rp 1.444,70 per kWh

P-1/TR (kantor pemerintah 6.600 VA–200 kVA): Rp 1.699,53 per kWh

P-3/TR (PJU di atas 200 kVA): Rp 1.699,53 per kWh

Tarif Listrik Pelanggan Subsidi (Tidak Berubah)

Rumah tangga 450 VA: Rp 415 per kWh

Rumah tangga 900 VA subsidi: Rp 605 per kWh

Rumah tangga 900 VA RTM: Rp 1.352 per kWh

Rumah tangga 1.300–2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh

Rumah tangga 3.500 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh