JAKARTA, Kalimantanlive.com – Sutradara Ric Roman Waugh mengemukakan ironi mengenai fenomena benda langit yang mendekati Bumi, yang menurutnya sebenarnya sangat umum terjadi dan telah terdeteksi jauh sebelum pengerjaan film Greenland (2020).
“Lucunya adalah, ketika kami membuat film pertama, saya bisa memberi tahu Anda tentang 400 objek ATLAS lain yang terbang sangat dekat dengan Bumi dan juga telah kami lacak,” kata Waugh dalam wawancara yang dikutip dari Gizmodo, Rabu (7/1/2026).
BACA JUGA: “One Battle After Another” Raih Penghargaan Film Terbaik
Waugh merujuk pada objek antarbintang yang terdeteksi melintas dekat Bumi oleh sistem pelacakan ATLAS (Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System), termasuk objek yang dinamai 3I/ATLAS pada 2025.
Menurutnya, banyak orang tidak menyadari fenomena tersebut bukan karena kurangnya informasi, melainkan karena adanya kecenderungan untuk bergantung pada harapan bahwa ancaman itu tidak akan berdampak langsung.
“Definisi ‘dekat Bumi’ itu relatif; beberapa objek masih berjarak ribuan hingga jutaan mil, sementara yang lain jauh lebih dekat,” ujar Waugh.
Ia menilai ketakutan manusia terhadap ancaman kosmik berkaitan dengan kesadaran akan betapa kecil dan rapuhnya posisi manusia di alam semesta.
“Entah kita mau mengakuinya atau tidak, kita semua takut akan hal-hal yang sebenarnya dapat membahayakan kita. Karena itu, mengapa tidak merasakan pengalaman itu melalui kisah orang lain daripada harus mengalaminya sendiri?” katanya.








