Demo Tolak Pilkada Melalui DPRD di DPRD Kalsel Timbulkan Korban di Pihak Mahasiswa Maupun Aparat

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kericuhan sempat mewarnai jalannya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (15/1/2026) di Kantor DPRD Kalsel.

Adapun kericuhan terjadi pada saat puluhan massa dalam aksi ini berusaha melewati blokade aparat keamanan dan ingin memasuki Gedung DPRD dan mencari Ketua DPRD H Supian HK dan juga Anggota DPRD lainnya.

Baca juga : Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD, Demo di DPRD Kalsel Sempat Diwarnai Kericuhan

Aksi saling dorong antara petugas pengamanan dengan massa pun akhirnya tak terhindarkan. Dan massa pun mundur.

Massa pun sempat kembali mencoba menerobos untuk kedua kalinya, hingga aksi saling dorong pun kembali terjadi bahkan sempat bersitegang.

Sekitar tiga hingga empat mahasiswa pun diketahui menjadi korban dalam peristiwa tersebut, karena ada yang sampai mengalami luka.

Tidak hanya dari pihak mahasiswa, dari pihak kepolisian pun ternyata juga ada yang menjadi korban bahkan juga sempat mendapatkan perawatan dari Dokkes Polresta Banjarmasin yang juga bertugas pada saat itu.

“Kami monitor teman-teman dari Polri yang melakukan pengamanan ada sekitar 6 orang yang menjadi korban dan juga mendapatkan perawatan td dri Dokkes,” ujar Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi, melalui Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Arwin Amrih Wientama.