Program Kemandirian di Bidang Pertanian, Penghuni Lapas Banjarmasin Semai Ratusan Bibit Selada

Sementara itu, Kasi Giatja Bagus Paras Etika menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan keterampilan dan karakter bagi warga binaan.

“Melalui pertanian hidroponik, warga binaan tidak hanya belajar teknik budidaya, tetapi juga dibentuk rasa tanggung jawab dan konsistensi dalam merawat tanaman sejak awal hingga masa panen,” ujarnya.

Baca juga :Warga Binaan di Lapas Banjarmasin, Dibekali Keterampilan Otomotif dan Furniture

Salah satu warga binaan berinisial ZA mengaku senang dan sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami merasa diberi kepercayaan. Dari menyemai sampai merawat tanaman, semuanya menjadi pelajaran berharga dan membuat kami lebih siap untuk mandiri ke depannya,” ungkapnya.

Melalui program kemandirian pertanian ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin terus menanamkan nilai produktivitas dan keterampilan kerja bagi warga binaan. Dari instalasi hidroponik yang sederhana, tumbuh harapan agar warga binaan memiliki bekal positif saat kembali dan berdaya di tengah masyarakat.

Kalimantanlive.com

Frans