Dia mengajak seluruh peserta untuk membangun perubahan pola pikir, dari budaya dilayani menjadi budaya melayani, dari bekerja karena rutinitas menjadi bekerja karena tanggung jawab, serta dari sekadar memproses izin menjadi menciptakan kepercayaan.
Selain itu, dia menyampaikan harapan terhadap pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi bagi ASN DPMPTSP sebagai bentuk pengakuan terhadap standar pelayanan yang profesional, terukur, dan jelas.
“Kinerja saudara-saudara akan berdampak langsung pada citra Pemerintah Kota Banjarmasin dan iklim investasi daerah kita ke depannya,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com/Medcentbjm









