JAKARTA, Kalimantanlive.com – Soraya Intercine Films menghadirkan film ketiga bertajuk “Suzzanna: Santet, Dosa Di Atas Dosa” dengan pendekatan berbeda, yakni menampilkan Suzzanna sebagai manusia, bukan sosok hantu seperti film-film sebelumnya.
Aktor Reza Rahadian mengapresiasi langkah tersebut karena mengangkat sosok Suzzanna berdasarkan karakter aslinya.
BACA JUGA: Film “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?” Tayang di Bioskop Mulai 29 Januari 2026
Ia menilai pendekatan ini membawa warisan Suzzanna ke level baru sebagai kekayaan intelektual perfilman Indonesia. Reza juga tertarik pada tema perlawanan terhadap kekuasaan sewenang-wenang yang menjadi benang merah cerita.
Luna Maya menegaskan bahwa dalam film ini, Suzzanna ditampilkan sebagai manusia seutuhnya dari awal hingga akhir.
Untuk mendalami peran, Luna mempelajari cara bicara dan intonasi mendiang Suzzanna agar tampil autentik.
Produser Sunil Soraya menyebutkan penggunaan riasan prostetik terbaru yang dikombinasikan dengan CGI demi menyerupai wajah asli Suzzanna.
Produksi film juga mengedepankan practical effect, termasuk adegan ledakan dan pembakaran rumah yang dilakukan langsung di lokasi syuting Pangandaran.
Film yang melibatkan sejumlah aktor ternama ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia saat Lebaran 2026, mulai 18 Maret.
Sumber: Antaranews








