“Gangguan” yang Justru Menyehatkan
Dalam wawancara dengan Mainichi Shimbun (2024), Tsuruta mengakui bahwa kucing memang bisa mengganggu pekerjaan.
“Namun gangguan itu justru kami sambut, karena memaksa orang untuk berhenti sejenak dan beristirahat,” ujarnya.
Ia menambahkan, interaksi karyawan dengan kucing membantu manajer memahami karakter tim, sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan.
Sebagai balasan, para pegawai memperlakukan kucing layaknya keluarga. Mereka bergiliran memberi makan dan membersihkan kotak pasir, bahkan saat kantor tutup.
Banjir Respons Positif dari Warganet
Kisah Qnote menuai pujian luas di media sosial.
“Saya iri dengan pegawai manusianya,” tulis seorang warganet.
“Futaba bisa hidup sampai 20 tahun di sana, itu bukti mereka dirawat dengan baik,” komentar lainnya.
“Perusahaan penuh cinta seperti ini pantas berkembang,” tulis pengguna lain.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI










