Cerita Kengerian Karyawan Ditodong Pistol Saat Kantor Pusat Ducati Digerebek 30 Agen FBI Bersenjata

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang karyawan Kantor Pusat Ducati di California, Amerika Serikat menceritakan kengerian saat ditodongkan pistol oleh sekitar 30 agen FBI bersenjata yang melakukan penggerebekan.

Biro Investigasi Federal (FBI) membenarkan telah ‘menyerbu’ kantor pusat Ducati di California, Amerika Serikat (AS).

Perwakilan FBI namun tak menjelaskan alasan dari penggerebekan pada 17 Desember 2020 itu.

Menurut saksi mata ada sekitar 30 agen FBI bersenjata datang ke markas Ducati, namun di sana hanya ada dua-tiga karyawan. Pembatasan akan Covid-19 membuat tak semua pegawai berada di sana.

BACA JUGA :
MotoGP 2021, Valentino Rossi Turun Kelas ke Tim Satelit Yamaha, Begini Kata Sang Ayah

Seorang bernama Shawn Keane mengunggah tentang bagaimana situasi mencekam saat itu. Menurut Keane itu merupakan pengalaman mengerikan, terlebih saat ditodongkan pistol oleh agen FBI ke wajah.

“Tidak pernah begitu takut dalam hidupku,” tulis Keane dalam postingan sebuah forum, dikutip dari The Drive, Senin (11/1), sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.com, Selasa (12/1/2021).

Showroom ekslusif terbaru Ducati di Newfort Baach California Selatan. ilustrasi (ducati.com)

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya berbicara dengan Asphalt & Rubber mengatakan bila beberapa rumah pejabat tinggu Ducati Amerika Utara turut digeledah agen FBI.

Sumber yang sama juga mengatakan bahwa itu terkait dengan kejahatan keuangan, namun, FBI belum mengonfirmasi ini. Sementara The Drive belum dapat menemukan kasus berpotensi dalam catatan pengadilan federal yang berkaitan dengan merek Italia ini.

Sementara itu menurut FBI dalam pernyataannya bilang keberadaan puluhan agennya tersebut dilatarbelakangi penegakan hukum tanpa menjelaskan alasan secara rinci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *