Kwik Kian Gie Ketakutan Kritik Pemerintah: Beda Pendapat Langsung Diserang Buzzer

Pada cuitan berikutnya, Kwik yang mengaku PDI sejak tahun 1987 hingga berubah menjadi PDIP, setelah Kongres Medan dan Surabaya, dan tetap kader hingga saat ini. “Satu partai dengan Pak Jokowi. Tapi kan tidka lantas harus menjilat terus dan mencari muka terus?” cuitnya.

Dalam cuitannya, Kwik juga menulis hubungannya dengan Megawati Soekarnoputri masih super.

BACA JUGA :
Tanggapi AHY Soal Gerakan Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko: Jangan Dikit-dikit Istana!

 

Dua jam kemudian pakar ekonomi ini kembali mencuit menanggapi komentar netizen. Kwik dalam cuitannya menyatakan dirinya akan pikir-pikir mengeluarkan pendapat atau lebih baik tutup mulut total saja atau tambah giat dengan data yang valid dan konstruktif.

Rasanya koq sulit dibayangkan ya para buzzer itu dibayar. Banyak terima kasih untuk semua nasihat yang bertentangan,” tulisanya.

Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *