Senada, Komisaris Utama Bank Kalsel Ary Bastari mengatakan, target tersebut akan dicapai dengan tiga fokus strategi yang akan diusung yakini mengoptimalkan pendapatan untuk dapat mempertahankan rentabilitas dalam kondisi wajar, melakukan efisiensi biaya berdasarkan skala prioritas, dan menjaga kualitas kredit.
“Jika dilihat tantangan di tahun 2021 kali ini tentu tidak mudah bagi Bank Kalsel untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Apalagi ditahun ini, sektor perekonomian masih dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih mencekam.
BACA JUGA :
BNI Syariah Kembali Ditunjuk Salurkan KPR Subsidi di 2021, Menteri PUPR: Kualitas Tak Bisa Ditawar
Tapi dengan konsistensi dan kerjasama antar lini untuk terus berbenah dan fokus dalam bekerja, kami meyakini target tersebut bisa diwujudkan bahkan melampauinya,” imbuh Ary.

Di sisi lain, komitmen Bank Kalsel untuk melaksanakan Program Transformasi BPD yang merupakan komitmen bersama OJK dan ASBANDA masih terjaga dan saat ini telah memasuki tahap kedua, yaitu melakukan Growth Acceleration.
Pada tahap ini, fokus yang dilakukan adalah meningkatkan skala dan kinerja bisnis, pertumbuhan market share dan pemantapan corporate culture serta culture leadership.
Terkait arah dari kebijakan pengembangan Unit Usaha Syariah, Agus juga menyampaikan bahwa tahun ini Bank Kalsel masih tetap fokus terhadap upaya Spin Off Unit Usaha Syariah.
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad







