BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Ketua DPRD Provinsi Kalsel H Supian HK minta anggaran sektor pertanian tidak usah dipotong atau direfocusing agar upaya pemulihan ekonomi masyarakat pasca banjir bisa berjalan efektif.
“Dari sisi kemanusian, ribuan petani Kalsel merugi akibat banjir, kehilangan pekerjaan, ekonomi mereka terpuruk, sehingga sektor pertanian harus dibantu pemulihannya,” kata H Supian HK, saat mengikuti Zoom Meeting Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabanjir yang diprakarsai Walhi Kalsel, Senin (5/4/2021) siang.
Menurut dia, pertanian merupakan ujung tombak ekonomi masyarakat Kalsel atau penyandang perekonomia terdepan, tetapi sektor ini justru paling menderita saat terjadi banjir.
Oleh karena itulah, Supian HK mengharapkan terkait rencana pemotongan anggaran untuk pemberantasan pandemi Covid-19 sebesar 10 persen, anggaran sektor pertanian jangan dipotong, cukup sektor lain saja.
“Idealnya perekonomian sektor pertanian segera bangkit, kesehatan masyarakat juga pulih. Jangan sampai ekonomi malah terpuruk,” ujarnya.

Orang nomor satu di DPRD Kalsel merasa yakin jalan keluar untuk memulihkan perekonomian yang terpuruk akibat bencana banjir dan pandemi ialah melalui sektor pertanian.
Oleh karena itu, Supian HK mendukung pemulihan sektor pertanian dengan mengganggarkan penambahan anggaran baik di anggaran murni maupun anggaan perubahan.
“Sebagai wakil rakyat, kami sepakat usulan-usulan yang berdampak positif khususnya untuk hajat orang banyak harus diprioritaskan,” katanya.







