Pembentukan ‘Relawan Jaga Banua’ merupakan reaksi dari Tim Pemenangan Paman Birin-Muhidin atas munculnya ‘Tim Tangkap Tangan’ yang dibentuk beberapa pihak yang mengatasnamakan Tim Denny Indrayana-Difriadi.
Menurut HM Hasan, kekhawatiran adanya pembentukan Tim Tangkap Tangan Denny-Difriadi terbukti. Tim itu bertindak melebihi kewenangan aparat hukum.
“Apa yang dilakukan tim Denny seperti OTT KPK saja, padahal masyarakat tidak ada yang berbuat hal-hal di luar aturan. Kami mengimbau masyarakat tidak terprovokasi pihak yang tak bertanggung jawab,” katanya saat deklarasi.
BACA JUGA:
Wacana Libur PSU 9 Juni 2021, Pj Gubernur Safrizal: Diumumkan 2 Minggu Sebelum Pelaksanaan
Menurut Hasan, dirinya sangat sepakat, pembentukan Relawan Jaga Banua untuk mengantisipasi masuknya oknum tak bertanggung jawab, provokator.
“Untuk itu kami bertekad, apapun risikonya untuk menjaga kedamaian di masyarakat, sehingga PSU berjalan damai. Siapapun yang terpilih nantinya adalah yang terbaik. Kami berharap Paman Birin akan kembali memimpin Kalsel,” katanya
Hasan mengatakan pihaknya akan secepatnya melaksanan tugas membentuk relawan jaga banua di setiap Kecamatan, Kelurahan, Desa hingga TPS, agar tidak kebobolan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Senada, presidum lainnya menyatakan deklarasi hari ini, merupakan awal. Dalam waktu dekat Relawan Jaga Banua akan menindaklanjuti di lapangan dengan membentuk personel di setiap TPS.
“Kami menyadari apa yang dilakukan Tim Denny merupakan trik murahan, menggiring opini masyarakat seakan-akan tim paslon 01 akan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan aturan. Kami akan menghadapinya di lapangan,” ujarnya M Syahbuddin.







