BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Ketua DPRD Kalsel H Supian HK mengimbau jelang penandatangan deklarasi damai, kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel yang akan bertarung di PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021 untuk menjaga situasi kondusif.
“Saya sebagai Ketua DPRD Kalsel harapkan komitmen baik kedua pasangan calon, tim sukses maupun para pendukung, agar deklarasi damai, benar-benar dilaksanakan,” kanya.
Supiah HK berharap setelah Deklarasi Damai ditandatangani kedua belah pihak, jangan ada lagi saling jatuh menjatuhkan, saling menyerang khususnya di medsos, demi kondusifitas masyarakat di Kalsel.
BACA JUGA:
Ketua DPPRD Kalsel Minta Pemprov Liburkan Saat Pencoblosan PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021
“Lebih baik kedua belah pihak bersama-sama berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dengan mengajak masyarakat agar beramai-ramia agar berhadir saat PSU dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M,” ujarnya.
Seperti diketahui, jelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel 9 Juni 2021, KPU Kalsel akan melakukan Penandatanganan Deklarasi Damai dua paslon gubernur dan wakil gubernur Kalsel.
Rencananya deklarasi damai diagendakan dilakukan, Kamis(19/5/2021), bertempat di Hotel Rattan In Banjarmasin. Deklarasi damai akan mempertemukan dua kubu paslon yang merebutkan kursi panas sebagai Gubernur Kalsel, untuk saling berkomitmen melaksanakan Pilgub secara damai.
Senada, anggota Komisi III DPRD Kalsel, Hasanuddin Murad berharap deklarasi damai ini bukan sekadar formalitas di atas ketas, namun benar-benar dilaksanakan.
“Kita berharap ini jangan hanya sekedar formalitas, namun kedua belah pihak harus dapat memahami substansi dari pemilihan damai itu sendiri dan menerapkannya selama tahapan jelang PSU,” ujarnya.









