Pendemo Ultimatum Bawalsu Kalsel Panggil Denny Indrayana Dalam Tiga Hari

Dalam menangani perselisihan atau pelanggaran Pemilu, ditangani Sentra Gakkumdu yang terdiri atas Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu.

“Gakkumdu telah lakukan proses kajian terkait laporan tersebut dan hasilnya tidak memenuhi unsur pelanggaran kampanye,” jelas Dody.

BACA JUGA :
Pernah Dilaporkan, Rikval Tetap Sampaikan Rasa Simpati ke Denny Indrayana yang Positif Covid-19

Adapun terkait dugaan kecurangan lainnya yang dilakukan Paslon Pilgub Kalsel, kata Dody, pihak Bawaslu Kalsel hanya sebatas melakukan pemanggilan yang sifatnya bukan pemaksaan.

“Di Bawaslu kita dapat lakukan pemanggilan kepada Paslon sebanyak dua kali,” jelasnya.

Terkait desakan massa pendemo, Dody mengaku, pihaknya siap untuk melakukan pemanggilan kepada Paslon 02 untuk dimintai keterangan kembali terhadap berbagai dugaan yang dilayangkan Forpeban Kalsel.

“Semua proses ada mekanismenya, kita siap lakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan,” katanya.

Sebelumnya, Tim Hukum H Denny-Difriadi (H2D) Muhammad Raziv Barokah SH.MH, mengatakan, pernyataan 70% warga Banjarmasin Selatan memilih karena uang bukan asumsi Haji Denny, melainkan kutipan dari hasil survey SRMC pada tahun 2019.

“Bahkan dalam survey tersebut menyebutkan 74%. Jejak digitalnya masih sangat mudah diakses,” katanya, ketika dikonfirmasi Kalimantanlive.com, Selasa (3/5/2021) lalu.

Raziv menyatakan, fakta tersebut bukan sebuah hinaan atau fitnah kepada warga seperti yang dituduhkan oleh pendukung paslon 01. “Melainkan sebagai bahan kontemplasi kita bersama, bahwa ke depan kita harus bersama-sama memerangi politik uang demi banua yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Raziv, kejujuran dan kebenaran memang pahit, tapi itu tetap harus didengungkan demi perubahan ke arah yang lebih baik.

“Tradisi politik uang harus dihentikan. Masyarakat harus diedukasi, bahwa uang yang dipakai oleh oknum-oknum tertentu untuk membeli suara warga, pada dasarnya adalah uang warga. Yang seharusnya diterima lebih besar daripada hanya sebatas 100 – 500 ribu untuk 5 tahun ke depan,” ujarnya.

Penulis : Elpian
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *