Dia menambahkan, terkait program vaksinasi Covid-19 tenaga pengajar atau guru di Kalsel, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan, masih belum rampung 100 persen karena kurangnya vaksin.
“Info dari dinas kesehatan, vaksin untuk tenaga pengajar belum datang. Sedangkan vaksinasi Covid masih berfokus pada lansia,” katanya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel H Muslim ketika dikonfirmasi mengatakan realisasi guru yang telah divaksin Covid-19, tahap I sebanyak sebanyak 53 persen, tahap II sebanyak 27 persen.
“Jumlah guru di 13 Kabupaten/Kota di Kalsel sebanyak 105.116 orang, yang sudah tervaksin sebanyak 55.671 orang,” ujarnya, Selasa (15/6/2021).
BACA JUGA:
Empat Alasan Dinas Pendidikan Kalsel Tak Izinkan Ujian Sekolah (US) Secara Tatap Muka
BACA JUGA :
Gaji Guru Honor Kembali Tertunda, Lutfi Saifuddin Minta Dinas Pendidikan Kalsel Lebih Perhatian
Muslim mengatakan, terkait rencana pengajaran tatap muka, tidak harus serempak dilaksanakan.
“PTM tidak serta merta serempak, namun kebijakan kabupaten/kota masing masing melihat hasil dari PPKM yang sudah dilaksanakan, apakah sudah zona hijau,” katanya.
Menurut Muslim, syarat para guru pengajar saat akan dilangsungkan pembelajaran tatap muka, diwajibkan sudah bervaksin.
“Guru juga merupakan masih dalam petugas publik, dan harus sudah divaksin dikarenakan berhadapan dengan siswa,” ujarnya
Saat PTM, kata Muslim, protokol kesehatan harus dijalankan para tenaga pengajar, dan siswa secara disiplin, serta fasilitas prokes harus ada.
Oleh karena itu menurut Kadinkes, para guru harus memiliki pengetahuan tentang Covid-19, sehingga bisa memberikan pembelajaran tambahan kepada siswa.
“Jika ditemukan ada gejala paling tidak bisa memberikan penanganan agar resiko penularan dapat dicegah,”










