DPRD Kalsel Anggarkan Rp 3,2 Miliar untuk Pengadaan Mobil Dinas Tiga Wakil Ketua Dewan

Bang Dhin juga mengaku dirinya juga sudah mengembalikan uang transportasi pengganti mobil dinas yang diberikan kepadanya karena tidak ada landasan hukum.

“Nominalnya saya tidak tahu, karena saya tidak menerima, saya sudah mengembalikan, silakan tanya ke sekwan nominal per bulannya,” ujarnya.

Politisi PDIP itu mengharapkan, agar belanja pemerintah di masa Pandemi lebih diprioritaskan untuk hal yang menyentuh langsung ke masyarakat.

BACA JUGA:
Momen Hari Jadi Kalsel dan HUT RI, Bang Dhin Usul Lomba PPKM Antar RT untuk Atasi Pandemi Covid-19

Sementara Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar mengatakan jika memang wakil ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin tidak berkenan untuk pengadaan mobil dinas baru maka pihaknya ujar Roy akan mempertimbangkan kembali usulan tersebut.

“Sebenarnya anggarannya itu sudah kita siapkan tapi jika wakil ketua tidak menginginkan karena situasi pandemi saat ini maka maka itu bisa kita tunda,” jelasnya.

Tidak berkenannya wakil ketua DPRD Kalsel untuk pengadaan mobil dinas dan memilih anggaran diprioritaskan untuk penanganan Covid 19 menurut Roy adalah kebesaran hati wakil ketua DPRD Kalsel.

“Kita apresiasi itu,” tegasnya.

Sekretaris DPRD Kalsel AM Rozaniansyah mengatakan, pengadaan mobil dinas baru wakil pimpinan dewan mereka anggarkan karena ada aturannya.

“Bukan usulan kami, tetapi memang aturannya ada pengadaan mobil dinas untuk wakil ketua DPRD Kalsel,” ujarnya.

Terkait jenis tiga mobil dinas yang akan dibeli sesuai dengan fagu anggaran Rp 3,25 miliar, kata Sekwan, harga per unitnya berkisar Rp 700 juta. “Setara Toyota Fortuner,” ujarnya.

Diketahui wakil ketua DPRD Kalsel ada tiga orang yakni, M Syaripuddin, Hj Mariana dan Hj Karmila. Sementara berdasarkan informasi terhimpun, uang transportasi wakil ketua DPRD Kalsel Rp 17 juta per bulan.

Penulis : Eep
Editor : Elpian Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *