Surat Irjen Napoleon Usai Aniaya Muhammad Kece : Siapa Pun Tak Boleh Menghina Rasulullah

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Irjen Napoleon Bonaparte menulis surat terbuka pascadilaporkan terkait penganiayaan terhadap tersangka penista agama Muhammad Kece alias M Kece di tahapan Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Irjen Napoleon Bonaparte pun menulis surat terbuka yang disampaikan oleh kuasa hukumnya, Haposan Batubara.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya,” tulis Irjen Napoleon Bonaparte dalam surat terbukanya, Minggu (19/9/2021) yang beredar di twitter.

BACA JUGA :
Tersangka Penista Agama Muhammad Kece Dihajar Irjen Napoleon Bonaparte di Tahanan Bareskrim

BACA JUGA :
Hakim : Jaksa Pinangki Terbukti Terima Suap dan Lakukan Pemufakatan Jahat di Perkara Djoko Tjandra

Irjen Napoleon menyatakan dalam surat terbuka itu bahwa dirinya lahir dan dibesarkan sebagai seorang muslim. Dia menyebut Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin.

“Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin,” tulis Napoleon.

Irjen Napoleon Banaparte divonis 4 tahun penjara dalam kasus red notice Djoko Tjancra. Irjen Napoleon usai sidang lanjutan di PN Tipikor 9-11-2020 lalu. (liputan6/faizal fanani)

Napoleon menyatakan siapa pun berhak menghina dirinya namun tidak dengan Allah, Rasulullah dan Alquran. Siapa pun yang menghina Allah, dia bersumpah akan melakukan tindakan terukur.

“Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, AlQuran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *