Banjarmasin Sukses Berantas Stunting Pada Ratusan Anak, Ibnu Sina Beberkan Fakta-faktanya

Di samping itu, Wali Kota Banjarmasin juga menyampaikan pesan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2024, dengan menekankan pentingnya pemberian ASI berkualitas kaya akan protein hewani sebagai langkah dalam mencegah stunting.

“Dengan semangat dan kolaborasi yang terus digenjot, saya berharap bahwa pada tahun 2024, angka stunting di Kota Banjarmasin bisa ditekan hingga nol,” harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah menyampaikan bagaimana caranya orang tua harus bisa memanfaatkan sumber daya makanan yang melimpah di kota Banjarmasin, salah satunya Ikan.

“Kita semua harus bisa memanfaatkan sumber yang melimpah ini, karena kota kita ini dikenal seribu sungai, harusnya sumber daya ikan tidak akan habis,” ucap Siti Wasilah.

Ia jua meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk menjalankan perwali di mana mewujudkan 7 kelurahan Zero stunting di tahun 2024 ini bisa segera terwujud.

“Untuk 46 kelurahan lainnya juga bisa kita upayakan bersama-sama,” tutupnya.

Disisi lain, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Dr Tabiun Huda menyebutkan dari hasil 8 intervensi yang dilakukan Pemko telah berhasil menekan angka stunting di Banjarmasin.

“Dari hasil intervensi berbagai pihak, update status gizi balita stunting tahun 2023 yang berjumlah 1283 orang berdasarkan hasil pengukuran bulan Januari 2024 ada sekitar 426 orang anak lulus stunting, kemudian ada 72 yang sudah lewat umurnya usia 59 bulan,” sebutnya.

Sehingga ia berharap rangkaian kegiatan peringatan Hari Gizi Nasional ke 64 berharap kita semua untuk terus berperan aktif menggaungkan makanan pendamping asi untuk anak usia 6 sampai 23 bulan.