Empat Alasan Dinas Pendidikan Kalsel Tak Izinkan Ujian Sekolah (US) Secara Tatap Muka

Sebelumnya, Kepala Disdik Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan
ujian sekolah (US) di Banjarmasin direncanakan akan digelar secara tatap muka sesuai hasial kesepakatan seluruh kepala sekolah.

“Rencananya kita akan menggelar Ujian Sekolah dengan sistem tatap muka Ini hasil rapat yang kita lakukan bersama para kepala sekolah,” ujarnya dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/2/2021) lalu.

Persiapan Tatap Muka

Disdikbud Kalsel juga telah memerintahkan para kepala sekolah melalui dinas pendidikan kota dan kabupaten untuk melaporkan persiapan pembelajaran sistem tatap muka untuk tahun ajaran baru.

BACA JUGA :
Kunker, Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Minimnya Sarana Seni Budaya Asli Banua di Anjungan Kalsel TMII

“Pertama orangtua dan wali siswa apakah setuju atau tidak. Kedua kesiapan protokol kesehatan. Ruang disemprot desinfektan, meja belajar diatur agar fisical distancing terjaga dengan diberi jarak. Misalnya 50 hadir atau sistem bergantian. Ketiga di meja harus disediakan hand sanitizer. Di luar ruangan harus tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun,” kata Ysuf Effindi.

Selain itu, Disdik Kalsel juga minta pihak sekolah membeli termogram untuk mengukur suhu badan siswa. “Jika suhu badan siswa terlalu tinggi, harus dipulangkan. Untuk alokasi dananya bisa menggunakan BOS, itu cukup,” katanya.

Menurut Ysuf kalau situasi memungkinkan untuk tahun ajaran baru nanti sudah bisa digelar pembelajaran secara tatap muka.

Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *