BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Viral foto Plt Ketua PWNU Kalsel Nasrullah bersama Denny Indrayana di sosial media saat meminta doa ke salah satu Guru Kharismatik di Banjarmasin Selatan.
Berbagai komentar pun bermunculan, mengaitkan kedekatan Nasrullah-Denny Indrayana dengan keluarnya peryataan sikap PWNU Kalsel ditandatangani Nasrullah, yang menyebut tadarus yang diinisiasi para habaib Martapura sebagai mempolitisasi Alquran.
Pernyataan sikap PWNU Kalsel yang dibuat Nasrullah itulah yang kemudian dijadikan alasan oleh Denny Indrayana untuk tak menghadiri undangan tadarus yang secara khusus mengundang Paman Birin dan Denny untuk mendinginkan suasana Banua di malam 21 Ramadhan 1442 H.
BACA JUGA:
SMRC Bantah Denny Indrayana Soal 70% Warga Banjarmasih Memilih Karena Uang : Tak Ada Survey 2019
BACA JUGA:
Politisi dan Tokoh Kalsel Geram, Denny Indrayana Sebut 70% Warga Banjarmasin Memilih karena Uang
Pernyataan sikap PWNU Kalsel yang ditandatangani Nasrullah disesalkan H Muhammad Hasan, Ketua DPD Pemuda Islam Kalsel.
“Tudingan Plt PWNU Kalsel bahwa tadarus itu memperlombakan Al Quran tak mendasar. Jika melihat jalannya tadarus di Masjid Agung Al Karomah, tidak ada itu politisasi karena pesertanya anak-anak hingga orangtua. Kawan-kawan apalagi Plt, jangan seenaknya ngomong tanpa data akurat,” katanya, di Banjarmasin, Rabu (5/5/2021).

Oleh sebab itu, lanjut Hasan, PWNU justru seharusnya mendukung tadarus yang digelar para habaib di Martapura. Tidak seperti Nasrullah yang ternyata kader PPP dan merupakan salah satu parpol pengusung Denny selain Gerindra dan Demokrat.
“Kalau NU tidak mendukung justru salah. Pernyataan sikap Plt justru menunjukkan besar kemungkinan dia salah satu tim Denny,” tegas Hasan







