Pj Gubernur Safrizal : Kalsel Datangkan 80 Ton Oksigen dari Konawe, Cukup untuk 10 Hari

Seperti hari ini, lanjut Safrizal, dua kabupaten dan kota Banjarbaru dan Banjarmasin, sedang menginjak rem keras agar angka segera terkendali seperti beberapa bulan lalu.

Sementara itu belajar dari situasi yang terjadi, lanjut Safrizanl Pemprov Kalsel telah mengajukan ke Kemendagri tentang perlunya Help Crisis Center (pusat krisis).

BACA JUGA :
Putus Rantai Covid-19, DPRD Kalsel Batasi Kunjungan Kerja, Seluruh Staf Wajib PCR

“Kita telah belajar dari situasi yang terjadi, perlunya pusat Crisis Center yang akan menangani untuk menghadapi pandemi, atau penyakit lainnya di kemudian hari atau kejadian-kejadian khusus di masyarakat. Agar konsentrasi tidak terbagi-bagi, ada satu unit yang mengerjakan sendiri. Menganalisi, menolong dilengkapi peralatan yang baik,” ujarnya.

Bahu Membahu

Gubernur Kalsel terpilih H Sahbirin Noor mengajak seluruh masyarakat untuk bahu membahu menghadapi pandemi Covid-19 yang tengah melanda tanah air dan dunia.

Kita dalam kondisi sulit, dunia sedang dilanda musibah dan bencana pandemi Covid-19. Tak ada kata lain harus menghadapinya harus melawannya,” kata Sahbirin, usai Rapat Paripurna DPRD Kalsel dengan agenda Pengumuman, Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih, Kamis (5/8/2021).

Gubernur Sahbirin yang akrab disapa Paman Birin mengatakan, Covid-19 datang seperti hantu, ada yang percaya ada yang tidak, tapi dia nyata adanya.

“Kita harus bekerja sama, harus bahu membahu. Sebagai contoh bila ada keluarga kita terkena Covid, jangan ditinggalkan, berikan sekecil apapun agar dia merasa diperhatikan. Bantu saudara-saudara kita,” ujarnya.

Penulis : Eep
Editor : Elpian Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *