BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Komisi IV DPRD Kalsel akan mengundang Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi, jelang rencana pelaksanaan sekolah tatap muka.
“Dalam kesempatan itu nanti para wakil rakyat di Komisi IV akan meminta penjelasan langkah seperti apa yang akan dilakukan pihak terkait dalam melindungi keselamatan para peserta didik dan tenaga kependidikan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin, Jumat (26/3/2021).
BACA JUGA :
Empat Alasan Dinas Pendidikan Kalsel Tak Izinkan Ujian Sekolah (US) Secara Tatap Muka
BACA JUGA :
Kepala Dinas Pendidikan Kalsel Yusuf Effendi Tak Izinkan Ujian Sekolah (US) Secara Tatap Muka
Menurut dia, pihak eksekutif harus dapat meyakinkan para wakil rakyat bahwa pelaksanaan sekolah tatap muka ini, bukan hanya sekadar menciptakan rasa aman tetapi betul betul aman bagi semua pihak.
“Hal ini sesuai dengan fungsi DPRD dalam hal pengawasan kegiatan pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan Provinsi Kalsel,” kata Lutfi.
Politisi Partai Gerindra ini menyatakan, apabila dalam penjelasannya nanti tidak dapat meyakinkan dan memastikan perlindungan yang maksimal maka Komisi IV DPRD Kalsel akan melakukan penolakan dan menyampaikan keberatannya kepada Pj Gubernur Kalsel.
“Komisi IV kembali mengingatkan bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi, menjadi motto yang tertera pada identitas para anggota Komisi IV,” kata Lutfi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kalsel Yusuf Effendi mengatakan rencana pelaksanaan sekolah tatap muka baru akan dimulai pada tahun ajaran baru.
Sebagai langkah awal, Disdikbud Kalsel telah memerintahkan para kepala sekolah melalui dinas pendidikan kabupaten/kota untuk melaporkan persiapan pembelajaran sistem tatap muka untuk tahun ajaran baru.









